Antara Dahulu dan Sekarang (Update on 9/12/2008)

Desember 9, 2008 at 6:38 am | In Uncategorized | 1 Comment

Antara Dahulu dan Sekarang

Kampus

Dahulu semua terasa lenggang, sekarang semua terasa sempit hingga sinar mentaripun tak dapat kugapai

Dahulu semua terasa ramai, sekarang semua terasa sepi entah apa karena tak ada lagi kawan disisiku

Dahulu sepeda motor terasa mewah, sekarang sepeda motor hanya sebagai kacang di pinggir jalan karena mobil telah menguasai lahan parkir kampusku

Dahulu kata SEKOLAH masih menjadi pegangan, sekarang kata INSTITUT tampaknya lebih meningkatkan gengsi dan kebanggaan

Dahulu lapangan basket dapat digunakan siapa saja, sekarang lapangan tersebut telah berganti menjadi lapangan futsal dengan segudang perizinan untuk menggunakannya

Dahulu walaupun gedung tak begitu banyak namun mencari ruang kosong untuk kelas pengganti sangatlah mudah, sekarang walaupun gedung semakin bertambah tapi mencari sebuah ruangan kosong sangatlah susah

Bandung

Dahulu kendaraan telah memenuhi seluruh badan jalan, sekarang kendaraan juga telah memenuhi badan jalan

Dahulu para tukang parkir masih terasa jujur, sekarang bayar seribu untuk kendaraan roda dua tanpa memberikan kembalian

Dahulu saat hujan datang hanya hawa dingin yang terasa, sekarang selain hawa dingin datang pula air bah

Dahulu sampah masih dapat ditanggulangi dikali, sekarang sampah telah merambah ke jalan-jalan perkotaan

Aku

Dahulu aku hanya seorang anak-anak, sekarang telah menjadi seorang pria tampan

1 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. Tadinya dah mo comment: “Setuju” … apalagi soal Bandung ….

    Tapi bagian “Aku”-nya salah abis tuh, Sur. Gimana dong, hehehe.


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.